SEKILAS INFO
26-05-2026
  • 4 bulan yang lalu / Manajemen Bekal: Secukupnya saja dalam membawakan uang saku atau camilan agar santri tetap fokus pada makanan di catering dan hidup sederhana di pondok.
  • 4 bulan yang lalu / Kesiapan Mental: Berikan motivasi dan pelukan hangat kepada ananda, sampaikan bahwa menuntut ilmu di pesantren adalah bakti terbaik untuk orang tua
  • 4 bulan yang lalu / Penyelarasan Ibadah: Mohon Wali Santri mulai mengajak santri merutinkan salat berjamaah dan tadarus di rumah agar ritme ibadah di pondok tidak terasa berat saat kembali.
2
Des 2025
0

Pentingnya “Riyadhah” (Latihan) Jiwa di Era Digital

Kita di pesantren mengajarkan Riyadhah —menahan nafsu, bangun malam, dan membatasi keinginan. Tragedi ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa teknologi tanpa kendali spiritual adalah belati yang siap melukai siapa saja. Logika Santri: HP adalah alat, bukan Tuhan. Jika alat sudah mengatur pemiliknya, maka terjadilah kerusakan ( fasad ). Solusi Ihya: Al-Ghazali menyarankan Mujahadah (bersungguh-sungguh) melawan hawa nafsu. Orang tua...
11
Jul 2017
0

Quaest Moderatio Cupiditatum Rationi Oboediens

An potest, inquit ille, quicquam esse suavius quam nihil dolere? Contemnit enim disserendi elegantiam, confuse loquitur. An est aliquid per se ipsum flagitiosum, etiamsi nulla comitetur infamia? Ab hoc autem quaedam non melius quam veteres, quaedam omnino relicta. Quia dolori non voluptas contraria est, sed doloris privatio. Omnia contraria, quos etiam insanos esse vultis. Quid Zeno? cs tanta praestantia? Primum...
11
Jul 2017
0

Nummus in Croesi Divitiis Abscuratur, Parsest

An potest, inquit ille, quicquam esse suavius quam nihil dolere? Contemnit enim disserendi elegantiam, confuse loquitur. An est aliquid per se ipsum flagitiosum, etiamsi nulla comitetur infamia? Ab hoc autem quaedam non melius quam veteres, quaedam omnino relicta. Quia dolori non voluptas contraria est, sed doloris privatio. Omnia contraria, quos etiam insanos esse vultis. Quid Zeno? cs tanta praestantia? Primum...